Amalan Yang Membuat Allah SWT Senang adalah siraham qolbu dan tulisan yang sangat bagus dari Ustadz Mudiyono.

Dengan pembahasan yang sederhana dan mudah dicerna, semoga kita bisa mengambil hikmanya. Silahkan dibagikan kepada yang lainnya.

?Amalan Yang Membuat Allah SWT Senang?

Allah berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku..” (QS. Adz-Dzaariyaat:56)

Sebagai abdi atau hamba, manusia ingin sekali menyenangkan “majikan”nya. Maaf dalam hal ini manusia sebagai abdi, Allah saya personifikasi kan sebagai majikan (sekali lagi maaf). Lalu apa yang dilakukan oleh abdi agar majikan senang.

Mari kita perhatikan dialog antara Nabi Musa dengan Allah — Nabi Musa sering disebut Kalimullah, karena sering diajak bicara langsung dengan Allah

?Kitab Mukasyafatul Qulub karya Imam Ghazali
— sebagai berikut:
?Nabi Musa : Wahai Allah, aku sudah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang ?

?Allah: SHOLAT ? Sholat mu itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan sholat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar.

Man kaana akhiru kalamihi laa illahailallahu dzakhalul jannah

?DZIKIR? Dzikirmu itu hanya untukmu sendiri, membuat hatimu menjadi tenang.

Allah Ta’ala berfirman,

{الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ}

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS ar-Ra’du:28).

Artinya: dengan berzikir kepada Allah Ta’ala segala kegalauan dan kegundahan dalam hati mereka akan hilang dan berganti dengan kegembiraan dan kesenangan.

?PUASA? Puasamu itu untukmu sendiri, melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu sendiri.

?Nabi Musa: Lalu apa ibadahku yang membuat hatiMu senang Ya Allah?

?Allah: SEDEKAH, INFAQ, ZAKAT serta PERBUATAN BAIKmu.
Itulah yang membuat AKU senang, karena tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, AKU hadir disampingnya. -Dan AKU akan mengganti dengan ganjaran 700 kali (Al-Baqarah 261-262).

Rutin Membaca dan Mengkaji Al Quran agar hidup Penuh Makna dan Bermanfaat
Rutin Membaca dan Mengkaji Al Quran agar hidup Penuh Makna dan Bermanfaat

Allah SWT berfirman:

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ؕ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَآءُ  ؕ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ
Artinya
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgan-dakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: Ayat 261)

Sedekah ada pemberian kebaikan yang menjadikan ciri orang yang cinta Allah,
Allah SWT berfirman:

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتّٰى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَ ؕ وَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ شَيْءٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ
Artinya
“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu, sungguh Allah Maha mengetahui.”
(QS. Ali ‘Imran: Ayat 92)

Dasar bersedekah adalah ikhlas. Salah satu ciri ikhlas adalah tidak menyebut-nyebut pemberian.
Allah SWT berfirman:

اَلَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ثُمَّ لَا يُتْبِعُوْنَ مَاۤ اَنْفَقُوْا مَنًّا وَّلَاۤ اَذًى ۙ لَّهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ ۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ

“Orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah, kemudian tidak mengiringi apa yang dia infakkan itu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuha UIIn mereka. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.”
(QS. Al-Baqarah: Ayat 262).

Nah, bila kamu sibuk dengan ibadah ritual dan bangga akan itu… maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukan Allah.

Tapi, bila kau berbuat baik dan berkorban untuk orang lain… maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah senang karenanya.

?Buatlah Allah senang maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidupmu lapang dan bahagia.

Disarikan dari Pengajian Ahad Pagi Semanu
Ahad 8 April 2018

Semoga Bermanfaat

______
Mudiyono

Sumber gambar Image by Pexels from Pixabay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You May Also Like

Harapan Penghuni Neraka

Harapan Penghuni Neraka adalah Kajian Terbaru dari Ustadz Reki Abu Musa, sebuah…

Janganlah Engkau Berbuat Dzalim

Janganlah Engkau Berbuat Dzalim adalah Kajian Terbaru dari Ustadz Reki Abu Musa,…