Kajian menarik tentang Bulan yang cukup Istimewa, salah satu bulan yang mana Rasulullah tidak pernah puasa sebanyak bulan lain selain Bulan Ramadhan.

Silahkan disimak kajian dari Ustadz Reki Abu Musa tentang Bulan Sya’ban dengan Judul Lengkap ? Sya’ban Yang Terlalaikan…

Sesorang hamba wajib memahami bahwa ibadah kepada Alloh itu dikerjakan kapan saja dan dimana saja.

Alloh berfirman,

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِين

“Dan sembahlah Alloh sampai datang kepadamu sesuatu yg yakin (ajal).. (QS. Al Hijr : 99)

Akan tetapi kita juga harus memahami, bahwa Alloh Azza wa Jalla dengan segala hikmah-Nya menetapkan ibadah2 tertentu pada waktu2 tertentu dan di tempat2 tertentu.

Dan orang yg bijak adalah orang yg mampu memanfaatkan setiap kesempatan yg ada untuk meraih kebaikan sebanyak2nya..

Amalan di Bulan Sya’ban

النَّسَائِيُّ وَأَبُو دَاوُدَ وَصَحَّحَهُ اِبْن خُزَيْمَةَ عَنْ أُسَامَة بْن زَيْدٍ قَالَ : ( قُلْت : يَا رَسُول اللَّه ، لَمْ أَرَك تَصُومُ مِنْ شَهْر مِنْ الشُّهُور مَا تَصُوم مِنْ شَعْبَان , قَالَ : ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاس عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَان , وَهُوَ شَهْر تُرْفَعُ فِيهِ الأَعْمَال إِلَى رَبّ الْعَالَمِينَ ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ) اهـ حسنه الألباني في صحيح النسائي (2221) .

Imam Nasai dan Abu Dawud meriwayatkan hadits dari Usamah Bin Zaid, beliau berkata;

Wahai Rasulullah.. aku tidak pernah melihat engkau banyak berpuasa pada bulan bulan sebagaimana engkau berpuasa di bulan sya’ban?

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab,

Sya’ban adalah bulan yg banyak manusia melalaikannya karena berada diantara bulan Rajab dan Ramadhan, dan juga bulan diangkatnya amalan2 kepada Alloh. Dan aku menyukai jika amalanku diangkat lepada Alloh sementara aku dalam keadaan berpuasa..”

(HR. Nasai)

Pelajaran dari hadit ini;

Usamah bertanya pada Nabi tentang amalan khusus di bulan sya’ban dan Nabi menjawab puasa.

?? Amalan rahasia seorang Alim, hendaknya ditanyakan dengan penuh adab.

Kemudian Nabi menjelaskan amalan tsb (puasa) dengan bijak, alasan beliau;

1⃣ *Bulan yg dilalaikan oleh banyak manusia*

Karena terletak antara bulan Rajab (bulan haram) dan Ramadhan (bulan terbaik).

Sehingga sering didapatkan fenomena sya’ban yg terlalaikan.

Beberapa kaidah dalam ibadah:

?Beribadah di waktu manusia lalai, menjadikan ibadah tsb utama.

Misal ; Sholat sunnah paling utama adalah tahajjud, karena pada waktu tsb banyak manusia yg lalai dengan tidurnya.

? Beribadah di waktu manusia lalai, merupakan indikasi ikhlas.

Sebab ketika ibadah itu banyak orang yg mengerjakan, terkadang seseorang mengamalkannya karena unsur ikut2an saja.

?Beribadah di waktu manusia lalai, relatif lebih berat.

Dan jika ibadah itu lebih berat maka pahalanya juga semakin besar.

2⃣ *Sya’ban adalah waktu amalan sholeh diangkat*

Laporan amal yg dicatat oleh malaikat akan dibawa ke langit dan dilaporkan paa Alloh.

?? Faidah; Hikmah pentingnya pencatatan yg baik..

? *Amalan hamba dilaporkan malaikat kepada Alloh dalam 3 waktu;*

?Amalan harian

Adalah pada waktu shubuh dan ashar, sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Hurairah juga ia berkata, Bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :

يَتَعَاقَبُونَ فِيكُمْ مَلاَئِكَةٌ بِاللَّيْلِ وَمَلاَئِكَةٌ بِالنَّهَارِ، وَيَجْتَمِعُونَ فِي صَلاَةِ الفَجْرِ وَصَلاَةِ العَصْرِ، ثُمَّ يَعْرُجُ الَّذِينَ بَاتُوا فِيكُمْ، فَيَسْأَلُهُمْ وَهُوَ أَعْلَمُ بِهِمْ: كَيْفَ تَرَكْتُمْ عِبَادِي؟ فَيَقُولُونَ: تَرَكْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ، وَأَتَيْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ

Silih bergantian Malaikat siang dan malaikat malam pada kalian , mereka berkumpul setiap waktu shalat subuh dan shalat ashar, lalu naiklah Malaikat malam , mereka ditanya oleh Allah, dan Dia maha mengetahui tentang mereka. Bagaimana kalian meninggalkan hamba-hamba-Ku ? Para Malikat menjawab, Kami mendatangi Mereka saat mereka sedang shalat (shubuh) dan kami mendatangi mereka saat mereka sedang shalat (ashar)..” (HR. Bukhari : 555, Muslim : 210)

?Amalan pekanan

Adalah pada hari senin dan kamis sebagaimana riwayat

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ، فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ: «إِنَّ الْأَعْمَالَ تُعْرَضُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ»

Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam senantiasa berpuasa setiap senin dan kamis maka Aku bertanya (kenapa?) maka Beliau menjawab, “ Sesungguhnya amalan dilaporkan kepada Allah setiap hari senin dan kamis” (HR Ad-Darimi : 1792, Ahmad : 21816)

?Amalan tahunan

Yaitu dilaporkan pada bulan sya’ban sebagaimana hadits Usamah bin Zaid di atas.

Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memilih puasa sebagai amalan beliau pada waktu catatan amalan dilaporkan pada Alloh.

? Ramadhan adalah bulan kompetisi menuju predikat tertinggi berupa taqwa.

Dan persiapannya sejak lama dipersiapkan, bahkan para salaf telah mempersiapkan diri mereka menyambut ramadhan sejak 6 bulan dan puncak persiapan adalah bulan sya’ban.

Agar ketika ramadhan datang, fisik tidak kaget karena sudah terbiasa.

Intinya apa2 yg akan diperbanyak di bulan ramadhan, hendaknya dibiasakan di bulan sya’ban agar ketika datang ramadhan andalah pemenangnya…

✍? Reki Abu Musa

_____________________

S’moga Esok Lebih Baik…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You May Also Like

Tazkiyatun Nafs

Tazkiyatun Nafs pada hakikatnya adalah proses pembersihan jiwa dan hati dari berbagai…

Dua Belas Langkah Muhammadiyah

Berikut ini adalah 12 Langkah Muhamamdiyah yang disampaikan oleh Ketua MPK Pimpinan…