Makna Warna Logo Milad ke-113 Muhammadiyah

Mengupas Makna Warna Logo Milad ke-113 Muhammadiyah: Dari Iman Hingga Optimisme

4 November 2025 2 menit baca 8 dilihat

Logo Milad ke-113 Muhammadiyah yang bertemakan “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” sarat dengan filosofi mendalam. Selain elemen visual seperti angka 113 yang dinamis, siluet Gedung Sate Bandung, dan simbol matahari, perpaduan warna yang dipilih bukanlah sekadar estetika.

Makna Warna Logo Milad ke-113 Muhammadiyah
Makna Warna Logo Milad ke-113 Muhammadiyah

Setiap warna—biru, hijau, kuning emas, dan oranye—memiliki makna filosofis yang kuat dan berakar pada sejarah panjang identitas Persyarikatan. Perpaduan ini menegaskan semangat inklusivitas dan kebersamaan Muhammadiyah dalam merangkul keberagaman demi persatuan bangsa.

Berikut adalah penjabaran makna dari setiap warna yang digunakan:

  • 🔵 Biru: Melambangkan keteguhan iman, keluasan ilmu, dan semangat untuk membangun peradaban yang maju.
  • 🟢 Hijau: Merepresentasikan identitas Islam yang menebarkan kesuburan, kehidupan, dan harapan.
  • 🟡 Kuning Emas: Menjadi simbol cahaya pencerahan dan spirit tajdid (pembaruan) yang selalu menyertai gerak langkah Muhammadiyah.
  • 🟠 Oranye: Menunjukkan semangat, energi, dan optimisme Persyarikatan dalam menjawab setiap tantangan zaman.

Akar Sejarah dalam Identitas Persyarikatan

Penting untuk dipahami bahwa warna-warna ini bukanlah pilihan acak. Semuanya memiliki dasar dan sejarah yang kuat dalam jatidiri Muhammadiyah sejak organisasi ini berdiri pada tahun 1912.

Warna Hijau adalah warna dasar bendera resmi Muhammadiyah, sebagaimana tercantum dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) Muhammadiyah Pasal 2.

Warna Biru telah lama digunakan sebagai warna dasar papan nama organisasi dan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) sejak dahulu.

Warna Kuning Emas dan Oranye (serta gradasi merah) merupakan representasi warna asli dari pancaran sinar matahari. Matahari adalah lambang utama Muhammadiyah, yang melambangkan pencerahan Islam, meneguhkan tauhid, serta spirit dakwah untuk menghadirkan Islam yang sebenar-benarnya.

Penegasan Makna: Menepis Asosiasi Keliru

Dengan pemahaman filosofis dan historis yang kokoh ini, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan bahwa keliru besar jika ada pihak yang mengasosiasikan logo Milad ke-113 Muhammadiyah dengan lambang atau simbol yang bernuansa negatif.

Kekeliruan tersebut bukan hanya salah secara logika konotasi, tetapi juga bertentangan langsung dengan desain serta makna substantif yang terkandung di dalamnya. Terlebih, warna dan simbol Muhammadiyah telah melekat erat dalam perjalanan dakwah Persyarikatan selama 113 tahun.

Pada akhirnya, logo Milad ke-113 ini adalah penanda semangat dakwah dan tajdid Muhammadiyah untuk terus berkontribusi nyata dalam memajukan kesejahteraan bangsa dan peradaban umat manusia.