PXL 20260104 105538417 NIGHT

PDM Gunungkidul Laksanakan Studi Tiru ke PRM Pagersari Kendal

5 Januari 2026 2 menit baca 5 dilihat
WhatsApp Image 2026 01 04 at 10 53 54

Kendal (4/1) – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul bersama Ranting Muhammadiyah Model Gunungkidul melaksanakan kegiatan studi tiru ke Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pagersari, Patehan, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan organisasi serta meningkatkan peran Muhammadiyah dalam menebar kebermanfaatan bagi masyarakat.

Ketua PRM Pagersari, Ahmad Mabrur, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muhammadiyah masuk ke Kabupaten Kendal sekitar tahun 1932 yang berawal dari Pagersari. Muhammadiyah dibawa oleh tokoh setempat, Mbah Sirad. Saat ini, PRM Pagersari berada di bawah PDM Kendal dan memiliki empat ranting di setiap dusun.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas studi tiru, tetapi juga menjadi ajang belajar bersama antarstruktur Muhammadiyah untuk saling bertukar pengalaman dan penguatan gerakan persyarikatan.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Drs. Sadmonodadi, M.A., selaku Ketua PDM Gunungkidul. Ia mengapresiasi pengelolaan PRM Pagersari yang dijalankan dengan sungguh-sungguh dan terencana sehingga mampu memberikan manfaat yang luas bagi warga dan jamaah. PRM Pagersari saat ini mengelola tiga masjid dan dua musala dengan program keagamaan yang rutin dan terstruktur.

Pengelolaan Masjid Ar-Rahmah Pagersari, sebagaimana disampaikan oleh Muhajirin, meliputi berbagai kegiatan, antara lain kajian rutin setiap Senin pagi, Jumat pagi dengan pembacaan Surah Al-Kahfi yang dilanjutkan dengan sarapan bersama, kajian Sabtu pagi, tadarus Al-Qur’an pada malam Senin, program Jumat Berkah, serta kegiatan sosial keagamaan ketika ada warga yang meninggal dunia. Pada hari keempat setelah wafat, jamaah mengadakan pembacaan Al-Qur’an beserta terjemahannya, dengan konsumsi ditanggung oleh jamaah secara gotong royong.

Selain penguatan bidang keagamaan, PRM Pagersari juga mengembangkan kemandirian ekonomi melalui berdirinya Koperasi Al Jihad yang dikelola oleh PCM Patehan. Koperasi tersebut telah memiliki unit pasar dengan konsumen utama warga Pagersari dan para santri. Hasil usaha koperasi mencapai laba sekitar Rp50 juta per bulan yang dialokasikan untuk zakat, operasional pondok, serta operasional PCM dan PRM. Sisa Hasil Usaha (SHU) tidak dibagikan kepada anggota, melainkan digunakan kembali sebagai modal pengembangan usaha.

Melalui kegiatan studi tiru ini, PDM Gunungkidul berharap dapat mengadopsi praktik baik pengelolaan organisasi, masjid, dan ekonomi umat yang telah dijalankan PRM Pagersari untuk diterapkan sesuai dengan kondisi di wilayah Gunungkidul.

PXL 20260104 130344074 NIGHT