Inilah Tuntunan Berlebaran. Kultum Ramadhan oleh Ustadz Sadmonodadi, semoga kita bisa mengambil manfaat dan ilmu dari tulisan ini.

Tuntunan Berlebaran

Idul Fitri adalah peristiwa istimewa yang    telah ditetapkan oleh Allah menjadi Hari Raya‐nya umat Islam. Hari Raya itu disebut “Id” karena pada hari itu Allah Swt mempunyai kebaikan dan kemurahan yang kembali berulang‐ulang dan dianugerahkan kepada makhluk‐Nya setiap tahun yang membawa kegembiraan dan kepuasan.

Kata “Id” yang selalu diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan ‘hari raya’ menurut etimologinya berarti al‐mausim (musim), disebut demikian karena setiap tahun berulang.

people woman smartphone hotel
Photo by cottonbro on Pexels.com

Terkait dengan bagaimana cara Islam bergembira pada Hari Raya‐nya , berikut  adalah tuntunan Nabi seputar ber‐ ‘Idul Fitri sesuai dengan yang dipahami oleh Muhammadiyah :

1. Memperbanyak Takbir

Dalam rangka menyambut hari Idul Fitri dituntunkan agar orang memperbanyak takbir pada malam Idul Fitri sejak terbenamnya matahari hingga pagi ketika shalat ‘Id akan dimulai.

… Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk‐Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (Al‐Baqarah (2): 185)

2.  Dianjurkan untuk mandi sebelum berangkat shalat.

Riwayat Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma Nabi bersabda

عَنْ نافعٍ أ َّ ن عَبْدَ اللَّ هِ بنَ عمَرَ كَانَ يَـغْتسِلُ يَـوْمَ الفِطرِ قَـبْلَ أنْ يَـغْدُوَ إلَى المُصَلَّ ى

Dari Nafi’, ia berkata bahwa Abdullah bin Umar biasa mandi di hari Idul Fitri sebelum ia berangkat pagi‐pagi ke tanah lapang. (HR. Malik dalam Muwatho’ 426)  

3. Berhias dengan Memakai Pakaian Bagus dan Wangi‐wangian

Orang yang menghadiri shalat Idul Fitri baik laki‐laki maupun perempuan dituntunkan agar berpenampilan rapi, yaitu dengan berhias, memakai pakaian bagus (tidak harus mahal, yang penting rapi dan bersih) dan wangi‐wangian sewajarnya.

4. Makan Sebelum Berangkat Shalat Idul Fitri

عَنْ أنسٍ، قالَ كَانَ رسُولُ اللَّ هِ صلى اﷲ عليه وسلم لاَ يَـغْدُو يـوْمَ الفِطرِ حَ َّ تى يأكُلَ تَمراتٍ . وَقالَ مُر َّ جى بنُ رجَاءٍ حَ َّ دثنِي عبَـيْدُ اللَّ هِ قالَ حَ َّ د ثنِي أنسٌ عَنِ النَّ  ِّ بي صلى اﷲ عليه وسلم وََيأكُلهُ َّ ن وِْتـرا

Artinya: “Rasulullah SAW tidak pernah sholat Idul Fitri sebelum makan beberapa butir kurma. Anas juga menceritakan: Rasulullah SAW biasa makan kurma dalam jumlah ganjil.” (HR Bukhari).

5. Dianjurkan Berangkat dengan Berjalan Kaki dan Pulang Melalui Jalan Lain

Termasuk sunnah Nabi, pergi ke tempat shalat ‘Id dengan berjalan kaki dan makan sedikit sebelum keluar.” [HR at‐ Tirmidzi]

6. Pelaksanaan Shalat Idul Fitri Dihadiri oleh Semua Umat Islam

Pelaksanaan shalat ini dihadiri oleh semua orang Muslim, baik tua, muda, dewasa, anak‐anak,lakilaki dan perempuan, bahkan perempuan yang sedang haid, juga diperintahkan oleh Nabi saw supaya hadir, hanya saja mereka tidak ikut shalat dan tidak masuk ke dalam shaf shalat, namun ikut mendengarkan pesan‐pesan Idul Fitri yang disampaikan oleh khatib.

7. Pada Hari raya idul fitri dianjurkan saling mendo’akan

Pada Hari raya idul fitri dianjurkan saling mendo’akan antara sesama kaum muslimin dengan mengucapkan kalimah

taqabbalallahu minna wa minkum”

(mudah‐mudahan Allah menerima amal kami dan amal kamu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

You May Also Like

Menjaga Lisan di Bulan Ramadhan

PDMGK akan rutin merilis KULTUM RAMADHAN selama Sebulan ini. Di Ramadhan 1442H yang…

Dua Waktu Yang Banyak Dilalaikan Di Bulan Ramadhan

Kultum Ramadhan Hari Ketiga 1442H, PDMGK akan rutin merilis KULTUM RAMADHAN selama Sebulan…

Puasa dan Kepedulian Sosial

Puasa dan Kepedulian Sosial; Kultum Ramadhan Hari Empat 1442H oleh Ustadz H.…

Keutamaan Sholat Tarawih

Kali ini Ustadz Solihin akan memberikan Kultum Ramadhan dengan Tema Keutamaan Sholat…