PCM Wonosari dan PRM Piyaman Siap Bertarung di Final CRM Award 2025

PCM Wonosari dan PRM Siraman Wakili Gunungkidul di Final Nasional CRM Award 2025 Banjarmasin

11 November 2025 2 menit baca 10 dilihat

WONOSARI – Kontingen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul hari ini resmi bertolak menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Mereka siap berkompetisi membawa nama baik daerah dalam putaran final Cabang Ranting Masjid (CRM) Award 2025 yang akan digelar pada 13-16 November mendatang.

Kontingen kebanggaan Gunungkidul ini diwakili oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonosari dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Siraman. Keduanya berhasil meraih tiket ke final nasional setelah lolos seleksi ketat dan mengungguli kontingen lain pada babak penyisihan regional di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Oktober lalu.

PCM Wonosari dan PRM Siraman Wakili Gunungkidul di Final Nasional CRM Award 2025 Banjarmasin
PCM Wonosari dan PRM Siraman Wakili Gunungkidul di Final Nasional CRM Award 2025 Banjarmasin

CRM Award adalah ajang penghargaan tahunan bergengsi yang diinisiasi oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Masjid (LPCRM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Tahun ini, sebanyak 45 Pimpinan Cabang, Ranting, dan Masjid terbaik dari seluruh Indonesia telah terpilih untuk bersaing di putaran final.

Kontingen PDM Gunungkidul
(PCM Wonosari dan PRM Siraman)
Kontingen PDM Gunungkidul
(PCM Wonosari dan PRM Siraman)

Memasuki penyelenggaraan tahun ke-VI, CRM Award bertujuan utama untuk mendorong inovasi, kreativitas, dan kemajuan di tingkat akar rumput. PCM Wonosari dan PRM Siraman dinilai berhasil melaju ke final berkat berbagai program inovasi yang mencerahkan dan menggerakkan warga.

Ajang ini juga menjadi media strategis untuk menguatkan sinergi struktur organisasi serta menjadi forum silaturahim nasional bagi para kader dan aktivis masjid Muhammadiyah se-Indonesia. Program-program terbaik yang masuk final telah melalui seleksi profesional dan diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk diduplikasi oleh cabang, ranting, dan masjid lainnya di seluruh penjuru negeri.

Keberangkatan kontingen ini menjadi bukti nyata bahwa semangat dakwah dan inovasi di tingkat cabang dan ranting Muhammadiyah Gunungkidul terus hidup dan berkembang.