Ustadz KH Solikhin menyampaikan materi program Ramadan Majelis Tarjih pada Coffee Morning ke-33 PDM Gunungkidul di SMK Muhammadiyah Semin

Coffee Morning ke-33 di SMK Muh Semin: Majelis Tarjih PDM Gunungkidul Rilis 8 Program Unggulan Ramadan 1448 H

7 November 2026 4 menit baca 21 dilihat

SEMIN, pdmgk.org – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul kembali menggelar forum silaturahmi dan konsolidasi kepemimpinan rutin bertajuk Coffee Morning edisi ke-33 pada Sabtu pagi (7/11/2026). Bertempat di Aula SMK Muhammadiyah Semin, pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) PDM Gunungkidul untuk mematangkan syiar dakwah dengan merilis Delapan Program Unggulan Ramadan 1448 H.

Pemaparan arah kebijakan dakwah tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Gunungkidul, Ustadz K.H. Solikhin, S.Pd.I., M.Pd.I. di hadapan jajaran Pimpinan Harian PDM Gunungkidul, pimpinan majelis dan lembaga daerah, serta pimpinan harian Organisasi Otonom (Ortom) tingkat daerah, meliputi PDA (‘Aisyiyah), PDPM (Pemuda Muhammadiyah), PDNA (Nasyiatul Aisyiyah), Pimda 12 Tapak Suci, Kwarda Hizbul Wathan, dan PD IPM Gunungkidul.

Suasana pertemuan Coffee Morning ke-33 PDM Gunungkidul di SMK Muhammadiyah Semin Gunungkidul
Jajaran pimpinan PDM Gunungkidul, Majelis, Lembaga, dan Ortom saat menyimak pemaparan program Ramadan pada Coffee Morning ke-33 di SMK Muhammadiyah Semin.

Menuju Kebermanfaatan Nyata bagi Umat

Mengangkat tema sentral “Menuju Kebermanfaatan Nyata: Dari Kesalehan Pribadi Menuju Kebermanfaatan bagi Umat dan Masyarakat”, Ustadz K.H. Solikhin menegaskan bahwa syiar Ramadan di Gunungkidul harus ditransformasikan dari sekadar rutinitas ibadah individual menjadi daya dorong transformasi sosial yang terukur.

“Ramadan adalah madrasah ruhani sekaligus momentum pencerahan umat. Spirit tarjih menghendaki agar kesalehan pribadi bermuara pada kebermanfaatan nyata di tengah-tengah masyarakat. Dakwah persyarikatan harus solutif dan menjangkau hingga akar rumput jamaah di ranting-ranting,” terang Ustadz Solikhin.

Guna merealisasikan visi tersebut, MTT PDM Gunungkidul merumuskan Tiga Pendekatan Utama Gerakan:

  • Islam Berkemajuan: Menjadikan Ramadan sebagai gerakan dakwah yang mencerahkan nalar keagamaan, memperkuat akidah yang murni, serta menghadirkan amal saleh yang berdampak positif bagi kemaslahatan bersama.
  • Kolaborasi Terpadu: Mengokohkan sinergi lintas majelis, lembaga, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Ranting (PRM), dan seluruh Ortom untuk bergerak satu shaf.
  • Instrumen Teknologi Digital: Mengoptimalkan kanal digital dan media online persyarikatan untuk memperluas jangkauan dakwah tarjih, mempermudah interaksi ngaji, dan meningkatkan partisipasi aktif generasi muda.
Delapan Program Unggulan Ramadan 1448 H Peta Ikhtiar Menyeluruh Majelis Tarjih PDM Gunungkidul
Peta ikhtiar menyeluruh: Delapan Program Unggulan Ramadan 1448 H Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Gunungkidul.

Peta Ikhtiar: 8 Program Unggulan Ramadan 1448 H

Delapan program unggulan tersebut dibagi ke dalam dua klaster konsolidasi dan pembinaan:

Klaster 1: Kesiapan, Kader & Ruang Dakwah

  1. Tarhib Ramadan: Sosialisasi dan konsolidasi awal panduan ibadah bersama pimpinan Majelis, Lembaga, PCM, serta pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kabupaten Gunungkidul.
  2. Pesantren Ramadan Virtual (PRV): Program pesantren kilat berbasis daring berjenjang:
    • Segmen Pelajar: Penanaman nilai-nilai Janji Pelajar Muhammadiyah dan pembiasaan Adab Yaumiyah (adab harian).
    • Segmen Pegawai AUM & Umum: Pengkajian Risalah Islam Berkemajuan (RIB) dan pedoman Adab Yaumiyah berbasis Himpunan Putusan Tarjih (HPT).
  3. Pembinaan Muballigh Hijrah: Penerjunan dan pendampingan intensif bagi da’i pelajar serta santri pondok pesantren Muhammadiyah guna menyokong kebutuhan dakwah di ranting-ranting pelosok.
  4. KAMI (Kajian Menjelang Ifthor): Ruang ta’lim harian menjelang waktu berbuka puasa yang menyajikan materi fikih ibadah praktis, tadabbur Al-Qur’an, dan sirah nabawiyah.

Klaster 2: Literasi, Inklusi & Apresiasi

  1. Buku Kultum Ramadan: Penyusunan dan penerbitan buku panduan kultum resmi Majelis Tarjih sebagai pedoman materi dakwah yang shahih, seragam, dan mencerahkan bagi para muballigh.
  2. Pengajian Muallaf Berkemajuan: Program bimbingan akidah berkesinambungan, advokasi keagamaan, serta pendampingan sosial ekonomi bagi warga muallaf di wilayah Gunungkidul.
  3. CRM Ramadan Award: Ajang penghargaan dan stimulus inovasi bagi Cabang, Ranting, dan Masjid (CRM) yang paling tertib tata kelola, inovatif, dan makmur selama bulan Ramadan.
  4. BMQ (Bimbingan Muraja’ah Qur’an): Program intensif menjaga kelancaran hafalan dan kualitas tahsin Al-Qur’an bagi para kader persyarikatan serta warga jamaah.

Tiga Tujuan Strategis Menyongsong CRM Award 2027

Dalam penutup penyampaiannya, Ustadz K.H. Solikhin memaparkan tiga target strategis jangka panjang yang ingin dicapai PDM Gunungkidul:

  • Menghidupkan Dakwah dan Aktivitas Masjid: Memakmurkan masjid-masjid Muhammadiyah sebagai sentra pencerahan ibadah dan kajian tarjih jamaah.
  • Kaderisasi Generasi Muda dan Pemberdayaan Jamaah: Membina da’i muda, santri, dan penggerak ranting agar memiliki kecakapan dakwah yang tangguh dan solutif.
  • Menyiapkan Keunggulan di CRM Award 2027: Mempersiapkan Cabang, Ranting, dan Masjid Muhammadiyah di Gunungkidul agar tertata rapi, mandiri, dan berprestasi unggul pada perhelatan CRM Award 2027 mendatang.

Melalui pemaparan ini, PDM Gunungkidul berharap seluruh elemen persyarikatan dapat segera merapatkan barisan, menyatukan langkah, dan berkolaborasi menyukseskan syiar Ramadan 1448 H demi menghadirkan Islam yang mencerahkan dan memberdayakan.