Majelis, Lembaga & Ortom

Pilar-pilar Gerakan Dakwah dan Organisasi Otonom PDM Gunungkidul

Struktur Pembantu Pimpinan

Majelis & Lembaga Daerah

Unsur Pembantu Pimpinan yang menjalankan program operasional bidang dakwah dan kepakaran.

Sosial Ekonomi

LAZISMU Gunungkidul

Lembaga amil zakat, infak, dan sedekah yang berfokus pada penghimpunan dan penyaluran dana untuk kemaslahatan dan pemberdayaan umat.

Kebencanaan

MDMC / Lembaga Resiliensi

Mengoordinasikan relawan Muhammadiyah Disaster Management Center dalam mitigasi, kesiapsiagaan, dan respons cepat bencana alam.

Dakwah Keagamaan

Majelis Tabligh

Mengoordinasikan dakwah mimbar, pembinaan mubaligh, pengelolaan masjid Muhammadiyah, dan dakwah digital.

Kesehatan

Majelis Pembina Kesehatan

Mengawasi dan mengembangkan rumah sakit serta klinik kesehatan Muhammadiyah (PKU) se-Gunungkidul.

Kesejahteraan

Majelis Pelayanan Sosial

Mengelola panti asuhan yatim/piatu, pembinaan keluarga dhuafa, dan program perlindungan sosial masyarakat miskin.

Organisasi Otonom

Ortom Muhammadiyah

Badan otonom persyarikatan yang membina kelompok keanggotaan khusus seperti wanita, pemuda, dan pelajar.

Aisyiyah Gunungkidul

Gerakan perempuan Islam Muhammadiyah yang aktif di sektor pendidikan anak usia dini, kesejahteraan sosial, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan kesehatan reproduksi.

Pemuda Muhammadiyah

Wadah kaderisasi pemuda Islam di Gunungkidul, aktif menggerakkan bela negara (KOKAM), kewirausahaan pemuda, dan kajian keilmuan kontemporer.

Nasyiatul Aisyiyah (NA)

Gerakan putri Islam/ibu muda pembawa misi advokasi perempuan, pembinaan keluarga sakinah, dan pemenuhan hak-hak anak dan perempuan.

Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)

Organisasi otonom bagi pelajar Muhammadiyah tingkat SMP dan SMA, berfokus pada gerakan literasi, akhlak mulia, dan prestasi pelajar.

Hizbul Wathan (HW)

Gerakan Kepanduan Muhammadiyah yang mendidik karakter kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan cinta alam kepada anak-anak hingga dewasa.

Tapak Suci Putera Muhammadiyah

Perguruan Seni Beladiri Indonesia berlandaskan keimanan dan akhlak mulia. Melatih kekuatan fisik dan integritas moral para pesilat kader persyarikatan.