Agar Bahetramu Indah adalah Judul Kajian Ustadz Reki Abu Musa, Kajian tentang Keluarga yang layak kita simak dan cermati bersama.

Semoga kita bisa mengambil hikmah dari Kajian Keluarga yang berjudul Agar Bahetramu Indah dan jangan lupa bagikan kepada yang lainnya.

? Agar Bahteramu Indah ?

Alloh menciptakan manusia berpasangan laki2 dan perempuan agar keduanya bisa hidup berdampingan dalam mahligai rumah tangga yg harmonis.

Alloh berfirman,

(وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ)
[سورة الروم 21]

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.
(QS. Ar-Ruum:21)

Harapan dan doa dari setiap pasangan suami istri adalah membina rumah tangga yg sakinah, mawaddah wa rahmah.

? Sakinah bermakna pasangan menjadi tempat yg nyaman untuk saling berbagi, baik dalam keadaan senang maupun susah.

? Mawaddah bermakna betul2 mencintai pasangan dari dalam hati karena Alloh, tidak ada unsur keterpaksaan maupun kepura-puraan.
Sehingga cinta yg hadir adalah karena bagusnya agama dan akhlak, bukan karena harta, jabatan maupun tendensi dunia yg lainnya.

? Rahmah bermakna kasih sayang, sehingga tidak ada sedikitpun niatan untuk saling menyakiti pasangan baik secara zhohir maupun batin.

? Agar keharmonisan terpelihara dalam rumah tangga

Abul Aswad Addu’aly ketika menikahkan putrinya beliau berpesan:

“Muliakanlah kedua matanya, hidungnya, dan kedua telinganya”.

[Lihat kitab Mu’jamul Udaba’ 4/1467].

Dalam bahasa sastra yg indah beliau menginginkan agar putrinya tersebut, memuliakan suaminya dengan tiga perkara:

  1. Penampilan yg indah, agar kedua mata suaminya senang, tidak bosan dan selalu tertarik memandangnya.
  2. Parfum yg wangi, agar hidung suaminya nyaman mencium aroma harumnya.
  3. Kata-kata yg baik, agar kedua telinga suaminya terhibur dan tenteram ketika mendengarnya.

So… meski Abul Aswad berpesan pada putrinya, namun pada hakikatnya pesan ini juga berlaku untuk suami.

Karena Allah ta’ala telah berfirman:

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ

“Para isteri itu berhak mendapatkan kebaikan, sebagaimana kebaikan yg dibebankan kepada mereka”. [Al-Baqoroh: 228].

✍? Reki Abu Musa
_______
S’moga Esok Lebih Baik…

Sumber gambar Photo by Fancycrave on Unsplash

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You May Also Like

Bagaimana Engkau Menghapus Dosa-dosamu?

Bagaimana engkau menghapus dosa-dosamu? adalah Kajian dari Ustadz Reki Abu Musa. Kajian…

Tazkiyatun Nafs

Tazkiyatun Nafs pada hakikatnya adalah proses pembersihan jiwa dan hati dari berbagai…

Dua Belas Langkah Muhammadiyah

Berikut ini adalah 12 Langkah Muhamamdiyah yang disampaikan oleh Ketua MPK Pimpinan…

Sya’ban Yang Terlalaikan…

Kajian menarik tentang Bulan yang cukup Istimewa, salah satu bulan yang mana…